LSO FPED
Universitas Muhammadiyah Malang
LSO FPED
Universitas Muhammadiyah Malang

Kucur Berkorban

Author : Administrator | Kamis, 21 November 2013 15:37 WIB






Idul Adha tiba lagi dan untuk kesekian kali FPED turut memeriahkan hari besar islam ini. Berbeda dengan tahun yang sebelumnya , kali ini FPED berkesempatan bekerja sama dengan beberapa organisasi rohis UMM seperti UKM-K Jamaaf AR. Fachrudin dan Azzam Edocational and event management service Singapore (AEEMS) yang  telah seia sekata mengadakan acara korban  di daerah kucur. Jumlah kambing yang disembelihpun jauh lebih bayak ketimbang tahun lalu. Dalam kepengurusan yang baru  dibawah pimpinan Riang wijaya sebagai ketua pelaksana terdapat 6 kambing yang dikorbankan dan dibagikan ke masyarakat kucur.”kucur  dipilih menjadi lokasi acara sebab sebab desa kucur merupakan salah satu desa yang menjadi daerah kristenisasi dan  tingkat ekonomi dan social masyarakat desa kucur yang masih terbilang rendah”ungkap Ahmad Afan Ayubi yakni ketua FPED priode 2013-2014. Peserta yang ikut membantu dalam kegiatan ini juga bertambah banyak yakni sebesar 16 orang yang juga termasuk pengurus inti, kader dan volunteer.

“Tanggapan atas agenda ini  cukup menyenangkan selain itu memberikan pengalaman baru tinggal didesa dan berqurban bersama”jawab pemuda asal banyuwangi yang juga kerap disapa Afan itu saat ditanya respon peserta mengenai acara tersebut. Agenda ini memang merupakan agenda tahunan FPED yang rutin dilaksanakan namun tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya sebab ada kerjasama international yang membuatnya menjadi istimewa.

Kambing yang telah disembelih pun dibagikan kepada warga baik islam dn non islam yang mencapai 59 kepala keluarga. Dalam prosesi penyembelihan hanya dibantu oleh 2 orang warga saja yang akhirnya memakan waktu yang cukup lama sebelum daging dibagikan, kiranya jika diperhitungkan dari setelah sholat pukul 8 pagi dan baru selesai hingga pukul 12 siang namun anggota FPED merasakan puas atas acara ini sebab bayak hal yang mengsankan ketika acara. Hal yang paling mngesankan misalnya saat penyembelihan kambing dan mengkuliti dagingnya yang baru prtama kali dilakukan oleh beberapa panitia acara.ada rasa kekeluargaan yang terbangun diantara para panitia meskipun berbeda organisasi terlebih repon wrg yang ramah menambah suasana menjadi lebih akrab. Harapan FPED untuk agenda selanjutnya  yakni bertambahnya jumlah hewan bisa bertambah, serta peserta yang ikut jauh lebih banyak, selain acara qurban tahun depan diharapkan bisa mengadakan lomba2 islami di tempat lokasi/ desa. Semoga kedepannya acara ini kian membaik dan lebi baik.(dwi)


Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image